March 5, 2024

“Gerakan Sehat Untuk Rakyat Indonesia” Tolak Pelepasan Nyamuk Wolbachia Di Bali & Daerah Lain di Indonesia

banner 468x60

“Gerakan Sehat Untuk Rakyat Indonesia” Tolak Pelepasan Nyamuk Wolbachia Di Bali &  Daerah Lain di  Indonesia

 

banner 336x280

Merdeka45 News| Jakarta – “Gerakan Sehat Untuk Rakyat Indonesia” menyampaikan keprihatinan yang mendalam terkait adanya program Pemerintah berupa penyebaran telur nyamuk Aedes Aegypti yang terpapar bakteri Wolbachia dalam jumlah jutaan.

“Gerakan Sehat Untuk Rakyat Indonesia” mengingatkan Pemerintah untuk segera menghentikan rencana pelepasan 200 juta nyamuk Wolbachia di Pulau Bali pada 13 November 2023, dan juga di 5 kota lainnya yaitu di Jakarta Barat, Bandung, Semarang, Kupang dan Bontang.

 

Program penyebaran nyamuk yang bekerjasama dengan World Mosguito Program (WMP) ini mengklaim akan menurunkan penyakit Demam Berdarah, padahal Pemerintah telah berhasil melakukan pengendalian Demam Berdarah dalam 10 tahun terakhir.

Keprihatinan dan tuntutan disuarakan secara bersama oleh “Gerakan Sehat Untuk Rakyat Indonesia”, sebuah gerakan yang diinisiasi oleh SFS Foundation, Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK Indonesia), dan Gladiator Bangsa, serta didukung oleh Puskor Hindunesia,

dalam konferensi pers pada Minggu, 12 November 2023 di Hotel Grandhika, Jakarta Selatan.

Hadir sebagai pembicara dalam konferensi pers adalah DR dr. Siti Fadilah Supari. Sp.JP (K). Menteri Kesehatan Republik Indonesia periode 2004 – 2009, Komjen. Pol. Drs. Dharma Pongrekun. S.H. M.M., M.H., Mirah Sumirat, SE (Presiden ASPEK Indonesia) dan Dr. Ir. Kun Wardana Abyoto, MT.

Program pelepasan ratusan juta nyamuk Wolbachia di Indonesia ini membawa risiko parah, antara lain:

  1. Risiko terhadap Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan : Belum ada studi menyeluruh di Bali, Jakarta Barat, Bandung, Semarang, Kupang dan Bontang secara jangka panjang sehingga berpotensi risiko terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan, termasuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
  2. Ancaman Terhadap Pariwisata : Pelepasan jutaan nyamuk berpotensi merusak industri pariwisata, serta ekonomi masyarakat setempat.
  3. Tidak Ada Tanggung Jawab : Siapa yang bertanggung jawab jika terjadi kesalahan dan dampak yang tak terhitung ? Pertimbangkan tuntutan kami :

 

  1. Due Diligence Mendalam : Evaluasi menyeluruh sebelum pelepasan nyamuk.
  2. Ancaman Keamanan Nasional : Investigasi risiko IP Technology melalui Wolbachia.
  3. Transparansi Penuh : Publik harus tahu dan menyatakan persetujuan. Kami meminta tindakan segera untuk melindungi Bali, Jakarta Barat, Bandung, Semarang, Kupang, dan Bontang. Darurat. Aksi Sekarang!!!

 

Tuty Sitinurhadjati

 

 

banner 336x280

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *